Jumat, 19 September 2014

Daftar Email Terbaik

Email Gratis yang wajib diketahui....


Email menjadi barang yang wajib bagi para surfer,
berikut beberapa list layanan email yang bisa sahabat pilih:

1.GMAIL
(http://gmail.com) adalah layanan email dari google.com.
Gmail merupakan layanan email dan chat.
Gmail menyediakan ruang penyimpanan yang tidak terbatas.
Gmail memiliki banyak fitur seperti POP dan IMAP yang bisa dimanfaatkan untuk menggunakan email client seperti outlook express (termasuk microsoft outlook) maupun aplikasi handphone.

2.YAHOO Email Service Yahoo.com merupakan perintis layanan email gratis sehingga memiliki banyak pengguna. Di samping layanan emailnya, yahoo juga banyak digunakan untuk chatting dengan aplikasi instant messenger atau sering disebut YM.
Yahoo juga menyediakan ruang penyimpanan yang tidak terbatas, akan tetapi yahoo international dengan TLD .com tidak memiliki fitur POP dan IMAP.
Layanan tersebut hanya terdapat pada Yahoo Regional seperti Yahoo.co.id untuk Indonesia.

3.AIM MAIL http://dashboard.aim.com/aim AIM Mail,
layanan email gratis berbasis web dengan ruang penyimpanan tidak terbatas, perlindungan spam yang bagus dan antar muka yang mudah digunakan. AIM Mail juga menawarkan akses POP dan IMAP sehingga lebih fleksibel bagi anda yang mempunyai rutinitas tinggi dalam penggunaan email.

4.WINDOWS LIVE HOTMAIL
http://hotmail.com. Merupakan penyedia layanan email gratis dengan ruang penyimpanan sebesar 5 GB, sistem pencarian yang cepat,
keamanan yang solid dan antar muka yang mudah digunakan sebagai program email desktop.
Windows Live Hotmail selalu memeriksa email yang masuk dengan scanning virus sehingga lebih aman. Akan tetapi dengan jalanya fitur-fitur tersebut, kecepatan akses dikorbankan sehingga menjadi lebih lambat.

5.GMX MAIL

http://www.gmx.com

GMX Mail menawarkan akun email dengan ruang penyimpanan sebesar 5 GB dengan fitur POP sebaik layanan IMAP.
Dengan memiliki akun GMX Mail sahabat juga bisa membaca akun email lain termasuk Yahoo, Gmail, dan Windows Live Hotmail.

6.INBOX.COM
Inbox.com menawarkan layanan email gratis dengan ruang penyimpanan sebesar 5 GB (untuk warga Amerika Serikat, Canada, dan Inggris). Sedangkan untuk user dari negara lain hanya sebesar 2 GB. Namun dengan memiliki akun di Inbox.com
kita akan mendapatkan homepage Inbox.com pribadi serta Online Photosharing dengan ruang penyimpanan sampai 30 GB.

7.MAIL.COM
http://www.mail.com Mail.com sangat bagus untuk sebuah nama domain email. Dengan mendaftar di Mail.com sahabat bisa memilih bermacam-macam domain untuk email sahabat. Akan tetapi layanan keamanan di mail.com lebih sedikit jika dibandingkan dengan layanan email lainnya.

8.MYOWNEMAIL
www.myownemail.com Situs ini hampir sama dengan www.mail.com yang memberikan sahabat keleluasaan memilih sejumlah nama domain untuk accaount email sahabat. Kapasitas email yang diberikan oleh situs ini adalah 50 pesan, namun mereka memiliki beberapa fitur yang cukup baik, seperti Encrypt outgoing messages, Unlimited Signatures, Priority Notification, Signature Files, SpamFilter, dan sebagainya.

9.GAWAB.COM
Gawab.com sangat, cepat, stabil dan sangat berguna layanan email gratis dengan 10 GB memori, akses POP dan IMAP juga banyak yang berbasis web hore.
sayangnya Gawab.com ‘s tidak memberikan sahabat akses ke label, dan pencarian pesan yang hilang.

10.BIGSTRING.COM BigString.com mempunyai memori gratis 2 GB layanan email yang aman dan surat tercatat layanan dan memungkinkan sahabat melindungi sandi dari kadaluarsa atau mengedit pesan yang dikirim, misalnya.Sayangnya, BigString.com tidak dilengkapi dengan fitur yang baik untuk menangani surat masuk dan tidak memiliki alat pengorganisasian.

11.EASY.COM www.easy.com Menyediakan email gratis berkapasitas 3 MB, lengkap dengan fasilitas kalender.

12.EXCITE.COM
www.mail.excite.com adalah sebuah portal yang mirip yahoo, dimana sahabat bisa menikmati berbagai layanan jika memiliki sebuah account di situs ini. Kapasitas yang disediakan adalah 3 MB.

13.HUSMAIL www.hushmail.com Situs ini menawarkan email gratis dengan fasilitas enkripsi untuk mengamankan lalu lintas email sahabat. Sebelum mendaftar sahabat diwajibkan menginstal program Hush Encryption Engine di computer sobat.

14.MYREALBOX
www.myrealbox.com Situs ini menyediakan email gratis berkapasitas 10 MB. Keistimewaannya sahabat bisa mengecek email sahabat melalui program email client seperti Outlook Express dan sebagainya, menggunakan IMAP server sama seperti Hotmail.

15.POSTMASTER www.postmaster.co.uk Situs yang berbasis di Inggris ini menyediakan email gratis berkapasitas 3 MB, dengan fitur- fitur tambahan seperti forum diskusi, poling, dan kartu ucapan.

16.SOFTHOME www.softhome.net. Lumayan juga. Meski loadingnya agak lambat.

17.ERAMUSLIM.MAIL eramuslim.com adalah sebuah portal berita alternatif yang bernuansa keislaman dan berbahasa Indonesia. Selain berita dan beberapa rubrik lain, situs ini juga menyediakan layanan email gratis berkapasitas
5 MB.

18.DISCTARRA www.disctarra.com Situs music terpopuler di Indonesia ini pun menyediakan email gratis yang cukup bagus.

19.MAIL.RU http://mail.ru. Layanan penyedia e-mail gratis ini berbahasa Rusia. Kapasitas storage-nya hingga 10 GB. Bisa POP3.Hanya saja saat ini, proses daftarnya agak ribet. Karena usernya harus yang berdomisili di Rusia. Dulu masih bebas dari negara manapun.

20.TELKOM.NET http://mail.telkom.net adalah layanan e-mail gratis dari TELKOM. Kapasitas simpan hanya 10 MB. Cukup cepat karena servernya di Indonesia. Interface-nya berbahasa Indonesia.

21.PLASA.COM
http://plasa.com kapasitas simpannya 10 MB.

22.OPERAMAIL.COM
http://www.operamail.com selain menyediakan browser opera yang bisa sahabat download secara gratis,disini sahabat juga dapat membuat email gratis dari opera,tapi sayang kapasitas penyimpanannya hanya 3MB.

Kamis, 11 September 2014

Software Portable Vs Installer


Kita mungkin sudah terlalu sering melalukan proses instalasi software/aplikasi pada sebuah PC atau laptop. Tapi semakin sering kita melakukannya, apakah tidak jenuh dan capek? Bayangkan saja ketika windows kita mengalami crash/error, yang mau tidak mau kita harus menginstal ulangnya. Berapa banyak aplikasi yang kita butuhkan? dan berapa banyak pula waktu yang kita perlukan? Lalu bayangkan juga jika kita menginstalnya satu-persatu, dan proses instalasi yang kadang begitu 'menyiksa' perasaan? Dan belum lagi ketika proses instalasi tiba-tiba gagal di tengah jalan? STRESS? Ya pastilah...


Tapi semua itu bisa teratasi jika kita menggunakan software portable. Sehingga software portable bisa dijadikan sebagai alternatif pilihanbagi yang nggak mau pusing-pusing dengan proses instalasi yang seringkali bertele-tele, bahkan kadang juga membingungkan kita sendiri.


Perbedaan Antara Software Portable dan Installer
Installer artinya penempatan. Jadi maksudnya adalah menempatkan atau memposisikan software yang dimaksud pada sistem windows. Pada umumnya, setiap software yang terinstal selalu melakukan pendaftaran pada REGEDIT (Registry Editor). Adapun hal yang tercatat dalam regedit tersebut adalah berbagai informasi tentang pengaturan/perubahan setelan pada software terkait.


Makin banyak software yang diinstal, maka makin banyak pula yang tercatat pada regedit. Dan secara otomatis hal ini akan memakan ruang pada memori Hardisk maupun RAM. Sehingga dalam jangka waktu tertentu, memori akan penuh dan kinerja PC akan semakin melambat.


Berbeda dengan installer, software portable jauh lebih praktis tanpa melalui proses instal terlebih dahulu. Sehingga kita bisa langsung menggunakan software tersebut dengan SEKALI KLIK! (atau double click) dari perangkat portable lain, seperti: FlashDisk. Dengan kata lain, software portable bekerja pada lingkungannya sendiri tanpa melibatkan sistem pada windows dan tanpa melakukan proses pendaftaran pada registry.




Ciri dari Software Portable
Ada beberapa ciri yang membedakan antara software installer dengan software portable. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Tidak memerlukan instalasi pada windows. Sehingga kita bisa langsung menggunakannya dengan mudah dari driver lain pada saat itu juga dengan sekali klik (atau double click).
  • Tidak menuliskan registry baru atau merubah setingan pada sistem. Kalaupun membuat konfigurasi, biasanya akan disimpan pada direktorinya sendiri dan bukan pada sistem windows.
  • Tidak meninggalkan jejak pada log windows. Setiap aktifitas dari aplikasi yang dijalankan biasanya selalu terekam dalam sistem. Sehingga hal ini bisa dimanfaatkan oleh orang lain untuk disalahgunakan.



Kelebihan Software Portable
Adapun beberapa kelebihan dari software portable adalah:

  • Gratis. Dalam hal ini biasanya pihak pengembang software tersebut membuat 2 versi, yaitu berbayar dan free. Karena pada umumya software portable adalah bersifat open source (free) dan ditujukan untuk pemakaian umum, sehingga tidak dipungut biaya alias gratis menggunakannya.
  • Praktis dan FleksibelKita bisa dengan mudah menyalin atau menyimpan software tersebut ke driver manapun, baik internal maupun eksternalMeskipun windows telah berulang kali diganti, namun aplikasi akan tetap tersimpan dengan aman.
  • Ukuran Lebih Kecil. Dibandingkan dengan versi installer, software portable biasanya memiliki ukuran file yang lebih kecil. Hal ini karena menyesuaikan dengan mobilitas software tersebut. Dengan begitu bisa lebih menghemat tempat.
  • Sistem Tetap BersihAplikasi yang kita install di Windows akan mendaftarkan dirinya ke sistem registry, yaitu sebuah database yang berisi informasi versi, konfigurasi file, alokasi memori aplikasi, dll. Seiring waktu dengan bertambahnya aplikasi serta proses uninstall yang tidak bersih, mejadikan sistem registry penuh dengan sampah yang bisa menyebabkan kerusakan sistem. Sementara software portable tidak mencatatkan registry pada sistem, dengan begitu sistem lebih bersih.
  • Relatif Lebih AmanPertimbangkan ilustrasi berikut: Kita sedang memakai komputer publik, baik di warnet, kampus atau kantor. Kita lalu membuka browser yang sudah terinstall di komputer tersebut. Kemudian melakukan aktifitas blogging, surfing, cek email dan lainnya. Lalu setelah selesai, browser pun ditutup dan kita pulang. Sekilas tidak ada hal penting dari rutinitas tersebut. Tapi bentar dulu teman, semua aktifitas kita sudah tercatat dalam log komputer tadi. Apalagi kalau kita lupa logout dari email atau jejaring sosial kita, bisa jadi akan disalahgunakan oleh orang lain.
Software Portable tidak meninggalkan jejak berarti pada komputer kita. Karena itu, selalu simpan Browser Portable dan IM Portable di Portable Drive kita. Apabila ingin memakai komputer publik, gunakan aplikasi yang kita bawa sendiri. Dengan begitu akan meminimalkan vulnerabilitas kita dalam aktifitas berinternet.





Kelemahan Software Portable
Tak fair rasanya jika menyebutkan kelebihannya saja tanpa menyebutkan kelemahannya.

  • Waktu Loading Awal Agak Lama. Karena software ini bekerja di lingkungannya sendiri, maka membutuhkan waktu agak lama untuk memproses semua konfigurasi hingga selesai. Pada software yang memiliki ukuran kecil, mungkin tidak begitu merasakan dampak tersebut sehingga seolah berjalan secara normal.
  • Rilis Versi Terbaru Agak LambatSoftware portable adalah software reguler yang dibuat lebih ringkas. Jadi proses pembuatannya menunggu software regulernya dirilis lebih dulu. Sehingga seringkali versi terbaru dari software reguler sudah beredar, namun versi portablenya belum ada.
  • Beberapa Fitur DipangkasAda harga yang harus dibayar untuk sebuah portabilitas dan fleksibilitas. Software Portable didesain untuk lebih kecil dan ringkas daripada aplikasi reguler. Karena itu beberapa fitur dipangkas agar ukurannya menyusut.
  • Banyak versi bajakan. Karena rilis versi portable biasanya agak lambat, maka seringkali versi reguler dijadikan korban pembajakan demi mendapatkan sebuah aplikasi yang portable.

Senin, 08 September 2014

Ebook Adalah....

eBook (Elektronic Book)




Definisi eBook
Electronic book (ebook) atau disebut buku elektronik dalam bahasa Indonesia adalah bentuk digital dari buku biasa (tercetak) yang membutuhkan personal computers, mobile phones, atau alat khusus untuk membacanya yang disebut ebook reader atau ebook devices. Ebook adalah representasi elektronik dari sebuah buku yang biasanya diterbitkan dalam bentuk tercetak namun kali ini berbentuk digital. Berdasarkan definisi ini dapat kita simpulkan bahwa ebook memiliki dua sifat penting, yaitu:
- Pertama, ebook berbentuk digital.
- Kedua, ebook membutuhkan alat baca khusus.

Sejarah eBook
Pada awalnya ebook digunakan terbatas pada subjek dan pengguna tertentu saja. Cakupan subjek yang dibahas pada waktu itu antara lain teknik manual untuk hardware, teknik manufaktur, dan subjek lainnya. Sejumlah format ebook bermunculan, beberapa diantaranya didukung oleh perusahaan software besar seperti Adobe’s PDF format dan yang lainnya didukung oleh programer-programer independen dan open source. Biasanya, setiap ebook reader memiliki format yang berbeda-beda pula, kebanyakan dari ebook reader mengkhususkan satu format tertentu saja sesuai pangsa pasarnya. Pada waktu itu, para produsen ebook mengalami masalah mengenai standar yang dipakai dalam pengemasan dan pemasaran ebook sehingga ebook tumbuh di dalam “pasar bawah tanah”. Banyak penerbit ebook yang mulai memasarkan produknya menggunakan public domain. Pada waktu yang bersamaan, para penulis yang karyanya ditolak oleh penerbit menawarkan karyanya secara online sehingga karyanya dikenal oleh orang lain. Katalog buku-buku yang tidak resmi mulai bermunculan di website dan situs-situs yang menyediakan ebook mulai menyebarluaskan informasi mengenai ebook kepada masyarakat.
Pada tahun 2008, model baru untuk pemasaran ebook mulai berkembang dan perangkat keras untuk membaca ebook mulai diproduksi. Peran internet sangat besar dalam perkembangan dan pendistribusian ebook. Sekarang kita tidak harus menggunakan ebook reader untuk membaca ebook. Kita juga bisa membaca ebook dengan personal computer dan bahkan dengan mobile phone. Hanya ada dua ebook reader yang mendominasi pasar, yaitu Amazon’s Kindle dan Sony’s PRS-500. Di Jepang, pasar ebook mengalami pertumbuhan yang baik selama tahun 2000 dan menembus angka 10 miliyar yen. Namun tidak semua penulis mendukung konsep ebook, contohnya JK Rowling yang menyatakan tidak akan mengeluarkan versi elektronik untuk karya-karyanya. Para ahli dari Plastic Logic, sebuah perusahaan teknologi layar yang berbasis di Cambridge, Inggris, melaporkan sebuah teknik yang memungkinkan pencetakan transistor polimer menjadi sebuah permukaan plastik yang fleksibel. Teknik ini memungkinkan layar menjadi lentur, sehingga memberikan ebook tambahan daya tahan.

Keuntungan eBook
  • Teks dapat dicari secara otomatis dan dirujuk silang menggunakan hyperlink.
  • Sebuah ebook reader dapat berisi beberapa buku sehingga mudah dibawa kemana saja (lebih ringan dan kecil) dibandingkan buku-buku yang sama dalam format tercetak. Ratusan atau bahkan ribuan buku dapat disimpan pada perangkat yang sama.
  • Memungkinkan penyorotan dan penjelasan nonpermanent.
  • Ukuran font dan font dapat disesuaikan.
  • Memungkinkan gambar animasi dan klip multimedia terpasang di dalamnya.
  • Memungkinkan penggunaan warna yang lebih banyak dibandingkan warna dalam format tercetak.
  • Perangkat ebook memungkinkan ebook dibaca dalam keadaan sedikit cahaya atau bahkan gelap total dengan menggunakan back light.
  • Sebuah ebook secara otomatis dapat terbuka di halaman terakhir yang dibaca.
  • Biaya yang dikeluarkan lebih murah.
  • Perangkat lunak Teks-untuk-bicara dapat digunakan untuk melakukan konversi ebook ke buku-buku audio secara otomatis.
  • Pemasok ebook tidak membutuhkan ruangan yang besar dan tidak ada batasan pencetakan buku.
  • Lebih mudah bagi penulis untuk menerbitkan sendiri ebook karyanya.
  • Dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan versi buku yang tercetak (printbook).
  • Tidak membutuhkan kertas, tinta, dan sumber daya lain yang digunakan untuk menghasilkan buku-buku yang dicetak. Itu artinya kita dapat mengurangi penebangan hutan untuk produksi kertas.


Kerugian eBook
  • Sebagian kecil buku lebih mudah dibawa dibandingkan ebook.
  • Lebih mudah rusak apabila terjatuh dibandingkan dengan buku biasa.
  • Membutuhkan perangkat khusus (hardware dan software) untuk bisa membacanya.
  • Membutuhkan tenaga listrik. Jika menggunakan mobile phone, baterainya akan cepat habis.
  • Tidak dapat digunakan apabila terjadi kerusakan pada perangkatnya (hardware atau software).
  • Melihat layar untuk waktu yang lama dapat menyebabkan mata kejang dan terkadang sakit kepala akibat radiasi yang timbul dari cahaya layar.
  • Lebih mungkin untuk dicuri dari pada buku yang dicetak.
  • Sebagian besar penerbit tidak memproduksi ebook mereka setara dengan buku yang dicetak (print book). Dalam kasus lain, ebook diberikan prioritas yang lebih rendah dari segi sumber daya penerbitan, sehingga dalam sebuah disparitas mutu produk, tanggal rilis dan sebagainya. Masalah ini tidak endemik untuk setiap penerbit, namun memiliki efek pada kualitas keseluruhan ketersediaan barang dagangan.
  • Dapat dengan mudah di-hack melalui penggunaan perangkat keras atau perangkat lunak modifikasi dan disebarluaskan di Internet dan atau ebook reader, tanpa persetujuan dari penulis atau penerbit.
  • Jika perangkat ebook atau ebook reder dicuri, hilang, rusak atau diperbaiki, semua ebook yang tersimpan pada perangkat bisa hilang. Hal ini dapat dihindari dengan backup baik pada perangkat lain atau penyedia ebook.
  • Hilangnya tactility dan estetika jilid-buku. Juga hilangnya kemampuan untuk dengan cepat melalui riffle halaman untuk mencari bagian tertentu.
  • Resolusi layar perangkat pembaca (ebook readers/ebook devices) mungkin akan lebih rendah daripada kertas yang sebenarnya, sehingga sulit untuk membaca ebook.
  • Dari perspektif pembaca, kepemilikan konvensional, peraturan penggunaan, dan akses ke konten buku cacat dan dibatasi oleh Manajemen Hak Digital.
  • Pemilik harus membeli model yang berbeda untuk setiap format file ebook.
Kerugian terbesar dari sebuah ebook adalah pembajakan. Banyak software yang berbayar (proprietary software) diklaim aman dari pembajakan, tapi kenyataannya banyak software bajakan yang beredar di “pasar bawah tanah”. Hal yang sama dapat terjadi pada ebook. Buku konvensional atau yang tercetak (print book) lebih sulit untuk dibajak.